Postingan

April Hari Ini

ah, sudah lama rasanya aku tidak menuangkan segala rasa disini. yah kau tahu, memang benar aku suka dengan kesibukan yang ada biar tidak ada rasa kesal, jengkel, dan hal negatif yang kutuangkan disini. kau tahu, aku sadar bukan perempuan baik. aku tahu, aku mudah sekali merasa bosan. maka dari itu, hobiku bermacam kali jenisnya. mencoba mengusir kejenuhan tidak semudah kau bayangkan. mencoba fokus hanya satu hal membuatku merasa jenuh yang semakin lama membunuh. memikirkan kampus nepotisme, organisasi rusak, apalagi dengan manusia toxic yang tidak ada habisnya kutemui membuat hati juga diperas layaknya manusia memeras susu sapi hingga tak ada lagi yang keluar. (baca: eksploitasi) aku, dekat dengan seseorang lagi, ya mungkin bukan hal yang baru. tapi baru kali ini ada yang serius benar-benar membuatku berpikir dua kali dalam hidup ini aku sebenarnya mencari apa. dia tidak seperti impianku, bahkan jauh dari kata impian. tapi hanya satu yang membuatku sampai detik ini masih memperdu...

Maret Hari Ini

Is it normal to feel like I'm going to die young? maaf atas segala kelemahanku dalam menangkal segala hal yang membuatku suntuk. kukira dengan pergi sejenak dan melupakan segalanya akan baik bagiku, namun nyatanya aku selalu lari dari masalah yang kuhadapi sendiri. memang sejenak aku bisa bernapas, tapi begitu aku kembali, cekikan malah makin kerasa. maaf memang aku adalah pribadi yang tidak bisa menjadi seseorang yang dikagumi. maaf karna memang aku tidak layak semua itu. dan maaf tahun ini aku berkata dan berperasaan seperti ini. maaf.

Februari Hari Ini

makin hari, makin gelisah rasanya. melihat dia yang masih dengan kekasihnya, sedang aku sendiri merasa buta rasa bahwa ada cinta yang lebih daripadanya. aku, masih menutup mata. aku, masih tersenyum tertawa tak merasa. dan ketika mereka yang memberi cinta perlahan pergi, aku menyadari, aku iri, bahwa aku tak pernah diberi rasa cinta yang sejati. setiap aku tertarik pada seseorang, semakin seseorang itu jauh dari hadapan. dan kemudian ketika sudah menghilang dan tak kembali, aku masih saja terus bungkam perihal sakit di hati. ketika sang lara itu datang kembali, dengan bodohnya aku terperosok lagi. sudah kupagari rasa hati agar tak meluas diri, namun tetap saja mengundang raga mati yang tak peduli sebesar apa aku menanti. ah sedih. lagi. [bilik ص, February 26th 2019]